Thu04242014

Last update11:43:42 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan Sambut Ramadhan Jam Kerja Dikurangi

Sambut Ramadhan Jam Kerja Dikurangi

 

-Konsekwensinya Kerja Tetap Giat-

KAYUAGUNG-OKI, BeritAnda – Berdasarkan surat edaran Gubernur Sumsel Nomor 800/1280/BKD.I/2011 tentang pengaturan jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) selama bulan suci Ramadhan.

Suratedaran tersebut memberitahukan jam kerja PNS hanya 7,5 jam selama bulan puasa. Hal tersebut dibenarkan Kepala BKD OKI, H Maulan Aklil  melalui Kasi Hukum Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat, Darno.

Menurutnya selama bulan suci Rhamadan jam kerja PNS dikurangi. ”Tetapi walaupun ada pengurangan jam kerja selama bulan puasa, hal itu tidak boleh menjadi alasan bagi PNS untuk bermalas-malasan,” ujar Darno, Jumat (29/7/2011).

Darno mengatakan, sesuai dengan surat edaran Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, selama bulan puasa PNS bekerja selama 7,5 jam. Dari hari Senin - Kamis PNS masuk kerja pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.30 WIB. ”Kalau biasanya masuk kerja pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB,” terangnya.

Sementara itu, untuk hari Jum’at masuk kerja pukul 08.00 WIB pulang  pukul 15.00 WIB. Jam istirahat hari Senin - Kamis dari pukul 12.00 - 12.30 WIB, sementara untuk hari Jum’at jam istirahat dari pukul 11.30 - 13.00 WIB.

”Pengurangan jam kerja ini sesuai dengan surat edaran gubernur yang disampaikan kesetiap pemerintah tingkat dua sejak satu minggu yang lalu,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kepala BKD OKI, H Maulan Aklil, selama bulan puasa PNS harus masuk dan pulang sesuai dengan jam yang telah ditentukan tidak boleh bolos atau bermalas-malasan. ”Puasa tidak boleh menjadi alasan bagi PNS untuk tidak disiplin kerja, apalagi Pemprov Sumsel sudah memberikan keringanan dengan mengurangi jam kerja,” kata Maulan.

Surat edaran dari gubernur itu, menurut dia sudah diteruskan ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di OKI untuk ditindaklanjuti.

Untuk pengawasan setiap pegawai itu merupakan tanggung jawab setiap pimpinan SKPD. ”Tanggung jawab pimpinan SKPD untuk mengawasi bawahannya, kita juga mengawasi secara umum,” terangnya.

Pihaknya juga akan memberikan sanksi bagi PNS yang membandel, setiap SKPD harus memberikan laporan jika memang ada PNS yang tidak disiplin. ”Kami minta juga jangan sampai ada yang membolos karena ada sanksi bagi yang membandel,” tandas dia.

Meski demikian, khusus Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Pemkab OKI dipastikan tak akan memberlakukan cuti bersama, karena lebaran tahun ini bertepatan dengan libur akhir pekan. ”Masalah libur untuk mengahadapi lebaran nanti kita akan mengikuti aturan yang ada,” tandasnya. (Irawan)

Site Launch
Site Launch