Mon04212014

Last update02:21:23 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan 287 Honorer K1 Lulus Verifikasi

287 Honorer K1 Lulus Verifikasi

BATURAJA-OKU, BeritAnda - Dari 604 honorer katagori satu (K1) di Ogan Komering Ulu (OKU), ternyata hanya 287 orang saja yang dinyatakan lulus verifikasi oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Hal itu diungkapkan Kepala BKD OKU, Sahilmi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Kepegawaian Burhanudin Lubis, belum lama ini.

Menurut dia, pihaknya sudah mendapat keputusan tersebut dari BKN regional VII Palembang, yang mana terdapat tiga jenis keputusan terkait hasil ATT.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil Audit Tujuan Tertentu (ATT) oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), hasilnya sudah disampaikan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), kemudian hasil itu disampaikan kepada masing-masing Badan Kepegaawaian Daerah (BKD).

"Hasil ATT tersebut, ada tiga kategori yang kami terima. Kalau berdasarkan dari MK sebanyak 287 orang dinyatakan lulus, lalu berdasarkan yang bukan diangkat oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), didapati hanya 119 orang saja yang lulus. Kemudian berdsarkan honorer yang tidak masuk katagori, terdapat 200 orang saja," terang pria yang akrab disapa Lubis itu.

Dia menjelaskan, honorer yang bukan diangkat oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sebanyak 119 orang tersebut bisa diangkat. Namun, harus bisa menunjukan bukti otorisasi. “Dalam hal ini otorisasi merupakan bukti SK yang didapat berdasarkan pengangkatan oleh kepala SKPD yang mendapat kewenangan oleh Bupati, untuk menjadi tenaga honorer berdsasrkan kebutuhan dan dibiayai oleh APBD,” katanya.

Dari hasil ATT tersebut, lanjut Lubis, pihaknya tidak mendapat petunjuk lebih lanjut dari pusat tentang penerimaan sanggahan setelah adanya keputusan final hasil ATT. "Sejauh ini kita belum mendapatkan petunjuk terkait sanggahan bagi K1, yang dinyatakan tidak lulus," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol, Drs Januar Efendi yang didampingi Kasubag Dokumentasi dan Informasi, Dede Fernandes mengatakan, data honorer yang lulus itu didapat pihaknya tidak beserta nama. Dengan begitu, pihaknya belum bisa mengumumkan nama-nama honorer K1 yang lulus.

"Kita belum tau apakah akan diumumkan atau tidak, yang jelas data tersebut akan segera ditandatangani oleh Bupati OKU hari ini juga agar dapat disampaikan ke masing masiang SKPD," uja Dede.

Soal nasib K1 yang tidak lolos ATT, dirinya mengatakan bahwa keputusan tersebut sudah final. Sebab, pihaknya tidak mendapat petunjuk teknis terkait mekanisme sanggahan bagi K1 yang tidak lulus. "Inilah hasil ATT K1, jika pun ada yang keberatan silahkan saja, dan tentunya harus bisa menunjukkan bukti dan legalitas yang sah," bebernya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD OKU, Eko Sungkono Patra, yang getol mengiring hononer K1 itu mengatakan, terkait adanya pengurangan K1 yang cukup besar, pihaknya saip memfasilitasi para K1 OKU, yang ingin mendpat kejelasan terkait hasil ATT.

"Saya tentu kecewa, atas lambannya BKN dan Menpan-RB, dalam mengumumkan hasil ATT K1. Saya bersama teman-teman di Komisi I, siap memfasilitasi yang ingin mendapat kejelasan dari hasil ATT tersebut. Bila perlu nanti kita akan panggil pihak BKD," tandasnya, sembari mengatakan bahwa nama-nama honorer K1 yang lulus harus diumumkan ke publik.(Man)

Site Launch
Site Launch