Thu04242014

Last update02:37:02 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan BKD Prabumulih Terima Delapan Sanggahan Kasus Honorer K2

BKD Prabumulih Terima Delapan Sanggahan Kasus Honorer K2

PRABUMULIH, BeritAnda - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Prabumulih, telah menerima sebanyak delapan sanggahan dari masyarakat, terkait dugaan kecurangan pada kasus honorer kategori 2 (K2), pasca diumumkannya hasil uji publik sepekan lalu.

"Sebanyak delapan sanggahan yang kita terima dari masyarakat, terkait dugaan kecurangan oleh para honorer K2," ungkap Kepala BKD Kota Prabumulih, Drs H Sobban Asmuni, Senin (8/4/2013) sore.

Sobban sendiri tidak mau menyebutkan satu per satu honorer K2, yang terkena kasus tersebut. Dari delapan yang ditindak lanjuti kasusnya, dua diantaranya karena diduga tidak mau diproses hukum, akhirnya mengundurkan diri melepas peluang untuk ikut CNPS pada Juni mendatang.

"Sedangkan sisanya saat ini, masih kita proses lebih lanjut. Jika terbukti nantinya seperti halnya dua yang mengundurkan diri, terpaksa kita batalkan, masuknya mereka sebagai honorer K2," katanya sambil menyebutkan kalau hal itu sesuai janji pihaknya sejak awal.

Pihaknya juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah meneliti, dan mengajukan sanggahan sebanyak 324 honorer yang masuk K2. "Karena ada sanggahan dari masyarakat inilah, menjadi dasar kita untuk memproses kecurangan yang dilakukan para honorer K2 ini," ujarnya.

Masih kata dia, usai dilakukan uji publik ini, para honorer K2 yang lulus sudah tentunya berpeluang untuk mengikuti tes CPNSD, yang tentunya akan mengubah status para honorer K2 ini menjadi CPNSD hingga diangkat 100 persen menjadi PNS di lingkungan Pemkot Prabumulih. "Setelah lulus uji publik, setelah mengikuti seleksi CPNSD. Peluang para honorer K2 ini, sangat besar untuk menjadi PNS," tandasnya.

Sebelumnya, dari 324 tenaga honorer yang masuk daftar honorer katagori 2 (K2), yang belum lama ini diumumkan BKD Kota Prabumulih, diduga oleh Forum Honorer Indonesia (FHI) banyak terdapat nama-nama honorer siluman, bahkan titipan sejumlah pejabat.

Koordinator Wilayah (Korwil) FHI Sumatera Selatan, Hasbi SPd MM kepada wartawan, Senin (8/4/2013), menjelaskan hingga saat ini, pihaknya sudah mengantongi puluhan nama honorer yang diduga siluman.

Menurutnya, daftar honorer siluman itu dalam waktu dekat akan disampaikan pihaknya kepada Badan Kepegawaian Daerah  (BKD) Kota Prabumulih. “Masukan masyarakat yang disampaikan kepada kita ini akan kita sampaikan ke BKD dalam waktu dekat,” ujarnya seraya berharap agar masukan itu dapat ditindaklanjuti pihak BKD nantinya.

Dikatakan Hasbi, data sejumlah nama yang diduga siluman itu juga akan diperkuat beberapa bukti yakni, adanya nama di daftar honorer itu tapi pada saat di cek ke instansi tempat bekerja yang bersangkutan, tidak ada lagi.

“Sejumlah nama yang kita dapat ini baru tahap awal, tidak menutup kemungkinan ini bertambah. Ada indikasi ada nama, tapi orangnya tidak ada. Kemudian ada juga namanya ada, orangnya sudah lama pindah. Dan beberapa indikasi lainnya yang menguatkan kalau sejumlah nama dari puluhan honorer itu tidak memenuhi syarat," terangnya seraya menunjukkan bukti-bukti dan daftar nama honorer yang diduga siluman itu kepada wartawan.(dn)

 

Site Launch
Site Launch