Fri04182014

Last update04:40:04 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Barat Mantan Ketua Al Qiyadah Jadi Ketum DPP Gafatar

Mantan Ketua Al Qiyadah Jadi Ketum DPP Gafatar

PADANG, BeritAnda - Latar belakang Ketua DPP Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Mahful Muis Tumanurung, yang pernah terlibat dalam suatu kelompok aliran sesat, diakui Ketua DPD Gafatar Sumbar, M. Fauzi. Namun menurutnya, hal itu hanya masa lalu dan tidak ada kaitannya dengan Gafatar.

Hal tersebut disampaikan M. Fauzi di sela-sela acara diskusi Pancasila yang diadakan DPD Gafatar Sumbar di Hotel Padang (14/06/2012).

M. Fauzi mengakui sejarah adanya keterlibatan Mahful Muis Tumanurung (Ketum DPP Gafatar) dalam aliran sesat Al Qiyadah Al Islamiyah.

“Namun itu hanya merupakan sejarah dan permasalahan masa lalu. Sedangkan pada saat kongres I DPP Gafatar digelar, Mahful tetap dipercayai dan dilantik untuk memimpin dan mengembangkan organisasi Gafatar. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada kaitannya dengan program yang diusung oleh Gafatar yang intens dalam bidang sosial kemasyarakatan,” tuturnya.

Menurut M.Fauzi, Gafatar sebagai Ormas tidak bergerak hanya di bidang keagamaan, namun bergerak sesuai nilai-nilai Pancasila dan berusaha memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat tidak memandang suku agama dan ras serta tidak terkecuali mantan PKI (Partai Komunis Indonesia).

Sedangkan, Gafatar untuk wilayah Sumbar sudah terdaftar di Kesbangpol Sumbar dan hingga saat ini sudah berdiri 3 cabang Gafatar untuk wilayah Sumbar yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kab. Padang Pariaman. “Dan untuk jumlah pengurus Gafatar wilayah Sumbar telah mencapai sekitar 200 orang, dengan jumlah anggotanya sudah mencapai sekitar 800 orang. Keanggotaan Gafatar terdiri dari masyarakat biasa, mahasiswa dan tokoh masyarakat,” paparnya.

M. Fauzi menambahkan, untuk memantapkan pergerakan Gafatar di Sumbar, pihaknya telah mengusahakan untuk membentuk cabang di bebrapa Kab/Kota Sumbar diantaranya Bukittinggi, Pesisir Selatan dan Solok. Pembentukan DPC Gafatar di wilayah tersebut sudah memiliki izin dari pihak terkait di daerah setempat.

Hasil penelusuran pemberitaan di beberapa media, Mahful Muis Tumanurung pernah memiliki nama baiat Imam Hawary dan merupakan mantan Ketua Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Nabi Palsu Ahmad Mushoddeq wilayah Sulawesi Selatan (Makasar) yang sempat ditangkap dan diadili. Sedangkan Wakil Ketua Umum Gafatar, Wahyu Sandjaya, yang juga memiliki nama baiatnya A Ghazali Muhtadi, Berny Satria (Sekjen DPP Gafatar), dan Muchtar Asni (Bendahara umum DPP Gafatar) pernah menjadi pengikut Al Qiyadah Al Islamiyah. (AH/Fd)

Site Launch
Site Launch