Thu04242014

Last update06:30:56 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Selatan Masyarakat Cinta Jaya Pertanyakan Plasma Milik Mereka

Masyarakat Cinta Jaya Pertanyakan Plasma Milik Mereka

-Diancam premannya Kades Cinta Jaya-

KAYUAGUNG-OKI, BeritAnda - Masyarakat Cinta Jaya Kec. Pedamaran Kab. Ogan Komering Ilir (OKI) yang diwakili oleh beberapa orang warganya, mempertanyakan kemana hak kebun plasma milik mereka.

Ketika beberapa masyarakat Cinta Jaya ditemui BeritAnda.com mengatakan, sesuai dengan surat keputusan Bupati OKI Ir. H, Ishak Meki, MM No, 7/kep/D.PARKE/2010, tanggal 6 januari 2010, tentang penetapan calon lokasi dan calon petani program Revitalisasi Perkebunan Kelapa Sawit pola kemitraan antara Koperasi Cinta Gading Desa, Cinta Jaya dengan PT. Gading Cempaka Graha sebanyak 500 KK dengan luas lahan 1000 Ha.

Lanjut  mereka, berdasarkan SK Bupati tersebut, calon petani penerima kebun plasma sudah melakukan akad  kredit di Bank BNI Palembang. “Tetapi sayangnya tidak ada satu orang pun dari kami yang mengetahui berapa besaran hutang kami pada saat menanda tangani akat kredit
tersebut,” ujarnya.

Sambungnya,  hal tersebut dikarenakan oleh tidak adanya penjelasan dari pihak Bank BNI Palembang, apalagi dari aparat Desa, yang saat itu dihadiri oleh Kades Cinta Jaya, Abdulah Sani dan Sekdes Rosidi.

“Masyarakat Cinta jaya menduga hal tersebut sepertinya memang telah dikondisikan  dibuat terburu-buru dan tidak memberikan kesempatan kepada kami untuk membaca atau mengetahui berapa jumlah hutang kami atau surat apa yang kami tanda tangani tersebut,” ungkapnya.

Mereka pun menyatakan, yang membuat kami bingung adalah, kebun plasma yang seharusnya didapatkan warga  asli Cinta Jaya/Pedamaran sebanyak 500 kk ternyata diluar jalur, dimana ketika kami meneliti nama-nama orang yang ada di SK Bupati tersebut, hampir 200 KK bukan masyarakat Cinta Jaya,  kebanyakan nama-nama tersebut berasal dari luar Kec, Pedamaran, seperti dari Belitang (OKU Timur), Tugu Pacul (Pedamaran Timur), bahkan nama-nama dari Lampung pun ada.

“Masyarakat yang ada di Desa Cinta Jaya sendiri masih banyak  yang sampai saat ini belum mendapatkan jatah kebun plasma tersebut. Hal tersebutlah yang membuat kami bertanya-tanya, kemana jatah kebun plasma milik kami,” tegasnya.

Melalui BeritAnda.com, kami sebagai warga Cinta Jaya mengharapkan kepada Kades Cinta Jaya yaitu Abdullah Sani, agar hak-hak kami sebagai masyarakat dipenuhi  secara transparan. “Misalkan hal-hal tersebut tidak dipenuhi, kami akan menuntut hak kami melalui jalur hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Hend)


Site Launch
Site Launch