Sun04202014

Last update02:21:23 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nasional Berita Bumi Sumur Lagan Deep 1 Semburkan Gas Berbahaya

Sumur Lagan Deep 1 Semburkan Gas Berbahaya

  • PDF

MUARA ENIM, BeritAnda –  Proses pengeboran sumur minyak yang dilakukan PT. Medco EP Indonesia Blok SSE (Soka) di lokasi sumur Lagan Deep 1, di Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim menyemburkan gas. Pengeboran sendiri dikerjakan oleh MEPI- Antareja yang merupakan subkontrak PT. Medco EP Indonesia.

Pengeboran tersebut mulai terhenti sejak Selasa (13/9/2011) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah, namun masyarakat dan pekerja yang berada di sekitar lokasi sempat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Informasi yang didapat, gas yang keluar dari sumur tersebut diduga berbahaya dan beracun.

Pantauan dilapangan, pihak MEPI-Antareja sendiri belum dapat berbuat banyak. Semburan gas masih terdengar dan mengeluarkan bau gas yang cukup menyengat. NAmpak terlihat juga sesekali semburan gas menyembur dengan panjang antara 50-100 meter kearah perkebunan karet dan sawit milik warga setempat.

Informasi yang didapat dari sumber lainnya, menyebutkan bahwa kejadian itu berawal di saat para pekerja sedang melakukan aktifitas pengeboran sekitar pukul 23.00 WIB malam hari. Setelah adanya dentuman keras di dekat RIG pengeboran, tiba-tiba gas menyembur dan tidak terkendali.

Karyawan yang berada tidak jauh dari lokasi berhamburan untuk menyelamatkan diri. Akhirnya pihak perusahaan memerintahkan karyawan untuk memasang pipa ke atas lubang semburan gas dan disalurkan ke samping kiri lokasi yang berdekatan dengan kebun milik warga setempat.

Wartawan yang berada dilokasi untuk tugas peliputan sempat diperingatkan oleh beberapa karyawan yang mengaku pengamanan perusahaan bahwa semburan tersebut sangat berbahaya

Iwan (30), warga Desa Ujan Mas Lama dilokasi mengatakan, saat ini kondisi semburan gas masih terus berlangsung sejak terjadi ledakan pada pukul 23.00 WIB. Akibat dari semburan gas itu, sekitar dua hektar kebun karet dan sawit milik Ismail dan Tambah, warga sekitar dipastikan terkena dampak akibat kejadian itu. Bahkan, diperkirakan beberapa karet dan sawit melepuh terkena semburan gas dan terancam mati.

“Informasinya lagi ada aktifitas pengeboran. setelah terdengar suara bergemuruh, semua karyawan berlarian ke luar lokasi pengeboran,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (14/9/2011).

Kabid Kerusakan dan Pengendalian Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, Eddy Irson ST yang melakukan pengecekan dan investigasi kejadian, mengatakan bahwa sesuai rencana perusahaan MEPI-Antareja akan melakukan pengeboran dengan kedalaman 14.000 kaki. “Baru mencapai kedalaman 2.600 kaki sudah terjadi ledakan dan semburan gas,” ujarnya.

Lanjut Eddy, jenis gas yang menyembur bersifat mudah terbakar (frameable) dan tidak beracun. Akan tetapi, akibat adanya kejadian ini, kebun karet dan kebun sawit milik warga terkena dampaknya. “Kita sudah konsultasikan dengan pihak perusahaan. Kita disini melakukan investigasi dan verifikasi laporan, mengenai ganti rugi bagi masyarakat akan dilakukan negosiasi bersama antara warga dan pemerintahan setempat,” tukasnya.


Disinggung perizinan dan AMDAL, pengeboran, Eddy belum berani menanggapinya. “Nanti kita cek, apakah mereka sebelumnya sudah memilikinya apa belum,” tuturnya.

Sedangkan Kabid Energi Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Muara Enim, Azhar Effendi disinggung perizinan pengeboran, mengatakan setiap perusahaan yang akan melakukan aktifitas harus mengantongi izin prinsip dari Bupati Muara Enim.

Beberapa wartawan mencoba mengkonfirmasi atas semburan gas di lokasi itu, akan tetapi tak satupun dari pihak perusahaan pengeboran yang dapat memberikan statemen. Bahkan, Humas PT. Medco EP Indonesia Blok SSE (SOKA), Susanto ketika dikonfirmasi mengharapkan agar wartawan menghubungi Humas Medco EP Indonesia di Jakarta

Terpisah, PT. Medco EP Indonesia melalui keterangan resminya mengakui adanya kejadian semburan gas di lokasi sumur Lagan Deep 1. Senior Manager of Relations PT. Medco E&P Indonesia, Joang Laksanto dalam keterangan persnya, mengatakan bahwa Sumur Lagan Deep-1 merupakan salah satu sumur eksplorasi PT Medco E&P Indonesia yang berada di wilayah kerja Blok South & Central Sumatera yang terletak di Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

“Sumur ini dibor sejak tanggal 8 September 2011 dengan rencana total kedalaman sekitar 3500 meter dan akan diselesaikan dalam waktu 75 hari,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, pengamanan dilakukan untuk mencegah masyarakat di sekitar lokasi agar tidak mendekat ke lokasi pemboran. Lokasi sumur tersebut terletak sekitar 2 (dua) kilometer dari pemukiman terdekat. Manajemen PT Medco E&P Indonesia telah mengaktifkan tim penanganan keadaan darurat untuk menangani sumur tersebut. Kepala Penyelidik Tambang telah melaporkan kejadian ini kepada Direktorat Jendral Migas Kementerian ESDM dan BPMIGAS. Tim di lapangan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan aparat pemda setempat.

“Perusahaan memohon maaf kepada warga masyarakat atas terjadinya gangguan terhadap kegiatan sehari-hari di sekitar wilayah tersebut,” kata Joang. (Mesak)

Site Launch
Site Launch